Wiranto: Jokowi Lebih Baik dari Soeharto, Habibie dan Gus Dur

Satelitnews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menyebut Presiden Joko Widodo mempunyai prestasi yang lebih baik dibandingkan tiga presiden terdahulu: Soeharto, Bacharuddin Jusuf Habibie dan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Wiranto mengeluarkan pernyataan itu terkait peringatan dua tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla yang jatuh Kamis esok (20/10). Menurutnya, Jokowi dan wakilnya, Jusuf Kalla, mampu beradaptasi secara cepat dan menunjukan kinerja yang baik.

“Hingga saat ini, saya sudah pernah membantu empat presiden. Saya melihat, pemerintahan saat ini betul-betul dapat menyesuaikan diri dengan kondisi sangat cepat,” ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (19/10).

Di era Soeharto dan Habibie, Wiranto menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata sekaligus Menteri Pertahanan dan Keamanan. Sementara di era Gus Dur, ia menempati jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

“Tujuh belas tahun lalu saat saya juga menjabat Menkopolkam, tantangan belum secepat dan sedinamis ini. Belum sekompleks ini,” kata Wiranto.

Meski demikian, Wiranto mengakui pemerintah masih perlu membenahi banyak sektor, di antaranya penegakan hukum. Persoalan itu menurutnya akan diselesaikan secara bertahap dalam program reformasi hukum.

“Saya melihat kesungguhan Presiden dengan kebijakan-kebijakan yang praktis tapi dapat langsung diaplikasikan, bukan yang penuh dengan pencitraan,” ujar Wiranto.

Di sektor hukum, dua tahun Joko Widodo menjabat sebagai presiden, agenda reformasi dan penegakan hukum di Indonesia dianggap masih terabaikan.

“Agenda hukum belum menjadi fokus pemerintahan Jokowi-JK. Masih terabaikan,” ujar Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Andalas Saldi Isra di Jakarta, kemarin.

Saldi menuturkan, pada tahun pertama, Jokowi fokus pada konsolidasi politik. Hal itu terlihat dari bongkar pasang sejumlah posisi penting di instansi kunci pemerintahan.

Sementara pada tahun kedua, kata Saldi, fokus Jokowi melompat ke masalah ekonomi dengan sejumlah paket kebijakan dan program pengampunan pajak. (CNN)