Fadli Zon: Kerusuhan 4 November Dipicu Karena Jokowi yang Takut Temui Demonstran

Satelitnews.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyesalkan sikap Presiden Joko Widodo yang tidak mau menemui perwakilan pedemo yang berunjuk rasa pada Jumat (6/11/2016).

Massa berkumpul di sekitar Istana untuk menuntut proses hukum terhadap calon Gubernur DKI Jakarta Nomor Urut 2 Basuki Tjahaja Purnama yang dinilai telah menistakan agama.

Namun menjelang siang, Jokowi justru meninggalkan istana untuk blusukan meminjau proyek infrastruktur di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Setelah peninjauan selesai, Jokowi juga tidak langsung kembali ke Istana dengan alasan kondisi jalan yang sudah dipenuhi oleh demonstran.

Fadli menilai, sikap Jokowi pada Jumat lalu sangat berbeda dengan citranya yang merakyat dan mau bertemu dengan semua kalangan.

“Biasanya yang lain saja diterima kok, youtuber lah, apa lah, kok ini malah kabur,” kata Fadli saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/11/2016).

Politisi Partai Gerindra ini menilai, sikap Jokowi yang tidak mau menerima pedemo menjadi salah satu faktor yang memicu kerusuhan pada malam harinya.

Menurut dia, sebagian demonstran kecewa karena tuntutannya untuk bertemu langsung dengan Presiden tidak terpenuhi.

Jokowi baru kembali ke Istana pada Jumat malam setelah kerusuhan berhasil diredam. Presiden lalu menyatakan bahwa kerusuhan ditunggangi aktor politik.

Fadli menilai pernyataan Presiden tersebut hanya mencari kambing hitam.

“Presiden ini enggak mengerti cara merespons. Coba ya kalau dia kemarin menerima para ulama. Itu kan mereka jelas, orang-orangnya jelas, mewakili organisasi apa, dengan sejuta orang ada di belakangnya,” kata Fadli.

“Ini malah dicari cari seolah ada proyek yang mau ditinjau,” tambah Fadli yang pada Jumat lalu juga mengikuti aksi unjuk rasa.

Karena Jokowi tak ada di istana, akhirnya demonstran diterima oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Usai pertemuan tertutup dengan perwakilan demonstran selama 30 menit, Kalla mengatakan bahwa Kapolri berjanji menyelesaikan kasus Ahok dalam dua pekan. (kompas)

Berikut video #AksiBelaQuran 4 November 2016: