Temui Habib Rizieq, Ahmad Dhani Batal Laporkan Relawan Jokowi

Satelitnews.com – Niatan musisi Ahmad Dhani untuk melaporkan balik kelompok pendukung Presiden Joko Widodo, Projo dan Laskar Rakyat Jokowi (LRJ) yang direncanakan hari ini pupus lantaran hingga kini suami Mulan Jameela itu masih sibuk berkoordinasi dengan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq. Hal itu diungkapkan Dhani saat dihubungi sejumlah media melalui sambungan telepon, Selasa (8/11).

Gak jadi hari ini. Rencananya diubah jadi Rabu (9/11) besok. Karena aku masih ada di lembaga milik Habib Rizieq sekarang. Ini lagi meeting dulu. Aku tadi habis turun dari rumahnya Habib Rizieq di Megamendung,” ungkap Dhani.

Ditambahkan Dhani, dirinya masih terus berusaha berkoordinasi dengan pimpinan FPI itu. Untuk menentukan langkah selanjutnya terkait rencana pelaporan balik dirinya ke Polisi.

“Ini masih ngobrol dan berkoordinasi dulu,” tambah Dhani.

Senada dengan Dhani, kuasa hukum Dhani, Ramdhan Alamsyah juga mengatakan pembatalan rencana pelaporan balik mereka ke pihak kepolisian. Bila Dhani masih berkoordinasi dengan pihak FPI, Ramdhan Alamsyah mengaku baru selesai rapat Pilkada Kabupaten Bekasi yang akan diikuti oleh pemilik Republik Management Cinta (RCM) itu.

“Duh Mas, kayaknya hari ini batal karena ini baru selesai meeting di Bekasi. Ini baru selesai rapat kampanye di Bekasi. Kemnungkinan baru besok siang selepas jam makan siang kita akan datang ke Polda untuk melaporkan balik mereka (laskar Projo dan LRJ),” tutup Ramdhan.

Sebelumnya, dalam jumpa pers yang di gelar dikediaman Ahmad Dhani di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan pada Senin (7/11) malam. Dhani dan kuasa hukumnya berencana akan melaporkan balik pihak pendukung Presiden Jokowi kepolisian atas pelaporan mereka yang menganggap Dhani melakukan penghinaan kepada Presiden Jokowi dalam demo yang digelar 4 November 2016 lalu. Dhani beralasan, pelaporan balik yang akan dilakukannya itu sebagai bentuk perlawanan dirinya karena merasa difitnah dan tak mengerjakan yang dituduhkan oleh para pelapornya itu. (berita1)