Ahok: Lebih Baik Saya Dipenjara Daripada Mundur Menjadi Calon Gubernur!

Satelitnew.com – Calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengakui ada pihak yang mendorongnya untuk mundur dari kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Dia diminta mundur karena dianggap akan terus membuat suasana tidak kondusif. Ahok menegaskan, dia tidak akan mundur dari pencalonan gubernur.

Ayo, Langganan Gratis Berita Update di Andorid Kamu.. Klik : Ceritaoke

Dia mengatakan, lebih baik menjadi tersangka dan dipenjara dibanding mundur dari kontestasi pilkada.

“Saya sudah bilang. Kalau suruh saya mundur, saya lebih baik ditangkap dan dipenjara,” kata Ahok, di Kompleks Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016).

1733295whatsapp-image-2016-11-10-at-17-27-54-780x390

kurnia sariAksi unjuk rasa menghadang kedatangan calon petahana gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, di Jalan Kedoya Raya, Kedoya Utara, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2016) sore.

Meski demikian, Ahok menolak menyebut pihak yang mendesaknya mundur dari pencalonan gubernur.

Ahok mengatakan, pihak itu menyebut aksi unjuk rasa akan terus berlangsung jika dirinya tetap maju Pilkada DKI Jakarta 2017. Bahkan, lanjut dia, bisa berdampak pada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi.

“Jadi Presiden bisa diturunkan, ini bisa jadi tidak terkendali Jakarta ini. Orang akan datangi masa terus menerus berhari-hari, semakin kacau,” kata Ahok.

Ahok menyebut kasus dugaan penistaan agama menjadi momen beberapa pihak untuk menurunkannya dari posisi gubernur.

“Jadi kalau saya mundur artinya apa? Lama-lama saya jadi mikir, ini cuma ujung-ujungnya cuma takut Ahok jadi gubernur lagi. Takut amat sih gue jadi gubernur?” kata Ahok.

Ahok maju pada Pilkada DKI Jakarta 2017 berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Ahok beberapa kali menerima penolakan oleh sekelompok warga ketika berkampanye. Contohnya seperti saat kampanye di Rawa Belong dan Kedoya Utara. (kompas)

Heboh! Video Habib Rizieq Tipu Pakai Ayat Al Quran :