SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Pemkot Tangerang menindaklanjuti audiensi bersama PT Transjakarta, pada Jumat (1/12/2023) lalu. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang berupaya mengambil langkah cepat untuk segera merealisasikan rencana PT Transjakarta dalam reutilisasi halte dan shelter bus di Kota Tangerang.
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely mengungkapkan, Dishub pekan depan sudah menjadwalkan pertemuan lanjutan untuk melakukan pembahasan secara teknis dengan pihak PT Transjakarta. Selain itu, menyiapkan rute-rute yang akan terkoneksi dengan armada Transjakarta.
“Dalam agenda pertemuan juga akan dibahas terkait pemanfaatan halte dan konektifitas jaringan transportasi publik milik Pemerintah Kota Tangerang. Pastinya, ini menjadi langkah yang perlu dipercepat, untuk peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik di Kota Tangerang,” ungkap Suhaely, Rabu (6/12/2023).
Ia pun menuturkan dengan terkoneksinya koridor BRT Si Tayo dengan koridor TransJakarta melalui halte-halte yang sudah ada, tentunya memberikan kemudahan kepada masyarakat. “Dengan begitu, masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke Terminal Poris Plawad, cukup di halte-halte yang terlewati oleh Transjakarta untuk berganti moda,” katanya.
“Dalam hal ini, Dinas Perhubungan Kota Tangerang akan berupaya mempercepat rencana peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik di Kota Tangerang. Sehingga, integrasi armada yang ada di Kota Tangerang dengan Transjakarta dapat segera terealisasikan, dan kemudahan demi kemudahan dalam transportasi di Kota Tangerang dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas,” tambahnya.
Sebelumnya, Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah menyambut baik inisiasi dari PT Transjakarta untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Kota Tangerang. Peningkatan pelayanan tersebut meliputi reutilisasi halte dan shelter bus yang ada di Kota Tangerang.
“PT Transjakarta menjajaki sejumlah upaya dan langkah-langkah dalam mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan transportasi publik baik Bus Rapid Transit (BRT), Mikrotrans maupun Transjabodetabek yang beroperasi di kota seribu industri dan sejuta jasa,” papar Arief sesaat setelah audiensi yang dilaksanakan di kantor PT Transjakarta, yang berlokasi di wilayah Jakarta Timur. “Penawaran tersebut ditujukan untuk meningkatkan integrasi dan kualitas pelayanan transportasi publik di Kota Tangerang,” imbuhnya. (made)
Diskusi tentang ini post